My Calender

Pengikut

Senin, 03 November 2008
file ini dari : sentralweb.com
Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Com dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Com biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional.

Online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. Selain bisa menjadi lebih cepat, di internet telah tersedia hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. Selain itu, biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap, sehingga walaupun kita tidak membeli secara on-line, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli

Mekanisme E-Commerce

Pembeli yang hendak memilih belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan ‘shopping cart’ untuk menyimpan data tentang barang-barang yang telah dipilih dan akan dibayar. Konsep ‘shopping cart’ ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. ‘Shopping cart’ biasanya berupa formulir dalam web, dan dibuat dengan kombinasi CGI, database, dan HTML. Barang-barang yang sudah dimasukkan ke shopping cart masih bisa di-cancel, jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut.

Jika pembeli ingin membayar untuk barang yang telah dipilih, ia harus mengisi form transaksi. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli serta nomor kartu kredit. Karena informasi ini bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah, maka pihak penyedia jasa e-commerce telah mengusahakan agar pengiriman data-data tersebut berjalan secara aman, dengan menggunakan standar security tertentu.

Setelah pembeli mengadakan transaksi, retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa pos langsung ke rumah pembeli. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui internet.


Software untuk Pembuatan E-Commerce

Dalam pembuatan ‘toko’ di internet (atau biasa disebut dengan istilah cybershop), diperlukan software-software tertentu untuk mengatur inventarisasi barang dan proses transaksi jual beli barang. Di pasaran, sudah terdapat software-software khusus untuk membuat sistem E-Com, seperti Intershop Online keluaran Intershop Communications, Merchant Server keluaran Microsoft Corp, dan Electronic Commerce Suite keluaran iCat. Software-software itu khusus dijual kepada pihak-pihak yang berniat membangun cybershop, dan dijual dengan harga ribuan dollar. Pada umumnya software-software untuk pembuatan E-Commerce ini menggunakan database untuk penyusunan katalog. Database yang digunakan biasanya adalah DB2, Oracle, atau SQL.


Alternatif Pembayaran untuk E-Commerce

Untuk pembayaran, e-commerce menyediakan banyak alternatif. Caranya adalah dengan terlebih dahulu mendaftar sebagai customer pada web tersebut. Pembeli yang telah mempunyai kartu kredit dapat menggunakan kartu tersebut untuk pembayaran. Selain kartu kredit, alternatif lainnya adalah dengan menggunakan e-cash. E-cash sebenarnya merupakan suatu account khusus untuk pembayaran melalui internet. Account tersebut dibuka dengan menggunakan kartu kredit yang dipunyai sebelumnya. Customer hanya perlu mengisi pada account e-cashnya untuk digunakan.

Alternatif lain dalam pembayaran di internet adalah dengan menggunakan smartcard. Di Singapura, smartcard dikenal dengan istilah cash card. Pemakaian smartcard ini hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja, yaitu pada saat transaksi, uangnya didebet langsung dari account di bank. Untuk pembayaran di internet, user harus memiliki ‘smart card reader’. Dalam pemakaiannya, alat khusus ini disambungkan ke port serial di komputer. Pada saat melakukan transaksi, kartu smart card harus digesekkan ke alat tersebut, sehingga chip yang terdapat di kartu dapat dibaca oleh komputer. Untuk softwarenya, digunakan software bernama ‘e-wallet’. Contoh web site yang telah menyediakan smartcard untuk pembayaran adalah http://www.discvault.com.

Selain dengan ketiga cara di atas, terdapat alternatif pembayaran yang relatif baru dan belum begitu populer. Alternatif ini adalah penggunaan iCheck, yaitu metode pembayaran dengan menggunakan cek. Pembayaran ini membutuhkan nomor cek milik customer. Web site yang menyediakan penjelasan mengenai cara pembayaran ini adalah http://www.icheck.com.

Keamanan di E-Commerce

Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.

Yang menandakan suatu retailer web site aman atau tidak adalah adanya tanda khusus yang muncul di status bar di bagian bawah layar browser. Pada IE, tanda yang muncul adalah tanda gembok terkunci di pojok kanan status bar. Sedangkan pengguna Netscape Navigator, akan melihat tanda kunci di pojok kiri status bar. Jika tanda-tanda tersebut muncul, berarti Anda sedang ter-connect pada server yang aman. Walaupun begitu, karena standar yang dipakai untuk secure connection ini relatif baru, belum semua cybershop menggunakan standar ini.

Kumpulan dari banyak cybershop yang telah terintegrasi dinamakan cybermall. Beberapa cybermall akan mengecek terlebih dahulu legitimasi dari cybershop yang akan masuk, sehingga dapat menghindari adanya cybershop yang palsu. Beberapa cybermall juga menyediakan jasa-jasa tambahan, seperti billing atau tagihan yang tersentralisasi, menjadikan proses belanja menjadi lebih mudah dan aman.


Mekanisme SET
.
Standar enkripsi yang digunakan dalam e-commerce pada saat ini adalah SET (Secure Electronic Transaction). Selain digunakan untuk pembayaran dengan credit card, SET juga digunakan untuk pembayaran dengan smartcard. Dengan menggunakan SET, kerahasiaan informasi customer (berupa nama dan nomor kartunya) bisa dijaga. SET juga bisa menjaga autotentifikasi atau identitas penjual dan customer, sehingga tidak bisa disalahgunakan oleh sembarang orang.

SET menggunakan suatu kriptografi khusus yang dinamakan asymmetric cryptography untuk menjamin keamanan suatu transaksi. Asymmetric cryptography ini juga disebut dengan nama Public-key Cryptography. Enkripsi ini menggunakan dua kunci/key (yaitu kode), satu kunci digunakan untuk meng-enkripsi data, dan kunci lainnya untuk men-dekripsi data tersebut. Kedua kunci tersebut terhubung secara matematis dengan rumus tertentu, sehingga data yang telah di-enkripsi oleh suatu kunci hanya bisa di-dekripsi dengan menggunakan kunci pasangannya.

Setiap user mempunyai dua kunci, yaitu puclic key dan private key. User dapat menyebarkan public key secara bebas. Karena adanya hubungan yang khusus antara kedua kunci, user dan siapa pun yang menerima public key tersebut mendapat jaminan bahwa data yang telah dienkripsi dengan suatu public key dan dikirimkan ke user hanya bisa didekripsi oleh private key. Keamanan ini terjamin selama user dapat menjaga kerahasiaan private key. Pasangan key ini harus dibuat secara khusus oleh user. Algoritma yang biasanya digunakan untuk pembuatan key adalah algoritma RSA (dinamakan berdasarkan inisial pembuatnya, yaitu : Rivest, Shamir, dan Adleman).

Artinya, suatu pihak pengelola e-commerce yang menggunakan SET, harus membuat pasangan key khusus untuk webnya. Public key akan disebarkan, dan hal ini biasanya dilakukan melalui penyebaran web browser. Public key disertakan secara gratis untuk setiap web browser, dan telah tersedia jika browser tersebut diinstall. Private key, pasangan untuk pasangan public key tersebut disimpan oleh pengelola e-com.

Jika pembeli menggunakan browser untuk mengirim form transaksi, pembeli tersebut akan menggunakan public key yang telah tersedia di web browsernya. Orang lain yang tidak mempunyai private key pasangannya, tidak akan bisa men-dekripsi data form yang dikirim dengan public key tersebut. Setelah data sampai ke pengelola e-com, data tersebut akan di-dekripsi dengan menggunakan private key. Artinya, hanya pengelola e-com yang bisa mendapatkan data itu dalam bentuk yang sebenarnya, dan data identitas serta nomor kartu kredit customer tidak akan jatuh ke tangan yang tidak berhak.


E-Com di Indonesia

Sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan prototipe layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.

Selain RisTI, tampaknya belum ada web lain yang menyelenggarakan e-com di Indonesia. Padahal, untuk membuat sistem e-com, investasi yang dikeluarkan tidak sebesar membangun suatu toko yang sebenarnya. Selain itu, lingkup pemasaran produknya bisa jauh lebih luas, karena tidak terbatas pada satu kota tertentu. Selain itu, biaya penyelenggaraan dan promosi pada e-com juga lebih kecil jika dibandingkan dengan sistem toko yang konvensional. Dengan banyak hal yang menguntungkan tersebut, diharapkan di Indonesia akan ada pihak-pihak tertentu yang bisa membuat dan mengelola e-commerce, sehingga akan menguntungkan semua pihak di Indonesia, baik penjual maupun pembeli.
Jumat, 17 Oktober 2008

10 Orang Berpengaruh dalam Dunia Web

Berdasarkan analisis PC World mengenai siapa saja yang berpengaruh dalam menentukan cara pemanfaatan layanan web di dunia.

Berikut daftar 10 orang yang sangat berpengaruh dalam dunia web:

1. Eric Schmidt, Larry Page, dan Sergey Brin, Eksekutif Google
Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web.

2. Steve Jobs, CEO Apple
Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.
Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web.Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.

3. Bram Cohen, Cofounder BitTorrent
Sistem P2P seperti KaZaA dan eDonkey adalah produk tahun lalu. Masa depan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan BitTorrent, penggagas ahli matematika dan anak ajaib dalam dunia pemrograman Bram Cohen. BitTorrent dikembangkan pada 2001 dan mendapatkan popularitas sebagai cara pen-download-an file besar (seperti film) dengan pembagian beban melalui hardware dan bandwidth. Kecakapan teknologi ini menangani file besar membawa Cohen berselisih dengan Motion Picture Association of America, yang meminta BitTorrent memindahkan konten berhak cipta dari jaringannya. Tetapi penarikan itu tidak menghambat kerjanya. Dilaporkan lebih dari sepertiga trafik Web saat ini berasal dari klien BitTorrent. BitTorrent dan kalangan raksasa dunia hiburan sejak lama telah menggabungkan kekuatan mereka. BitTorrent Entertainment Network yang baru saja dilansir mengeluarkan ribuan film standar industri, acara televisi, game, dan lagu-lagu untuk dijual dan disewa.

4. Mike Morhaime, Presiden Blizzard Entertainment
Dalam dunia online gaming, terdapat World of Warcraft, dll. Dengan jumlah pemain sebanyak 8 juta di seluruh dunia, Blizzard meraup keuntungan sebesar USD 1,5 miliar setahun dari WoW. Setiap pemain dengan terengah-engah terus memperhatikan Mike Morhaime bila ada kesempatan untuk mendapatkan Blade of Eternal Justice. Seperti dengan Second Life, keseluruhan bisnis dunia nyata berdasarkan teknologi game. Tidak seperti Second Life, walaupun bisnis ini mengeksploitasi ekonomi dan permainan game WoW, keseluruhannya tidak memberikan sambutan yang baik.

5. Jimmy Wales, Founder Wikipedia
Banyak pengunjung online menganggap ensiklopedi Internet Wikipedia sebagai penghentian pertama dan terakhir dalam pencarian sebuah topik. Konten yang dihasilkan penggunanya menjadi sangat dapat diandalkan sehingga majalah Nature mendeklarasikannya sebagai “sumber yang hampir seakurat [Encyclopedia].” Situs tersebut dikutip sebagai sumber informasi dalam lebih dari 100 keputusan pengadilan di AS sejak 2004. Tetapi popularitasnya juga menjadikan Wikipedia sebagai target oleh para spammer, kasusnya sangat banyak sehingga Wikipedia untuk sementara waktu memblokir akses dari seluruh negara Qatar untuk aksi pengeditan. Untuk menggagalkan usaha spammer, Wales putuskan penghapusan tag “nofollow” pada link eksternal, memberitahukan mesin pencari untuk mengacuhkan link dalam mencegah peningkatan buatan terhadap peringkat mesin pencari target link ini. Strategi ini menjamin keunggulan Wikipedia bahwa pencarian akan terus meningkat. Tetapi Wikipedia hanyalah langkah awal Wales. Ia juga meluncurkan mesin pencari pribadi bernama WikiSeek yang melakukan pencarian terhadap situs-situs yang disebutkan dalam Wikipedia.

6. John Doerr, Venture capitalist pada Kleiner, Perkins, Caulfield & Byers
Mantan salesman Intel, John Doerr telah menjadi raja aset enterprise di Silicon Valley sejak 27 tahun lalu dan melakukan investasi dalam bisnis teknologi mulai dari Sun Microsystems, Amazon.com, hingga Google. Jeff Bezos (lihat nomor 24) pernah menggambarkan Doerr sebagai “pusat gravitasi Internet.” Doerr juga menyertakan uang untuk menyokong kampanye politik, mendukung inisiatif pemilihan suara negara bagian yang cukup kontroversi di California terkait energi alternatif, dan penelitian stem-cell.

7. Craig Newmark, Founder Craigslist
Dalam situsnya tidak terdapat iklan, mengenakan biaya sangat rendah terhadap sebagian kecil pengunjungnya, memiliki domain “.org,” dan memiliki 23 pekerja. Saat ini meskipun memiliki tampilan sederhana, Craigslist mengakumulasikan 14,1 juta tampilan halaman Desember lalu dan menjadi situs ke-52 yang paling banyak dilihat Desember lalu berdasarkan comScore Media Metrix. Craigslist milik Newmark menjadi candu bagi banyak pihak yang secara spontan menyegarkan kembali daftar barang-barang gratis, “bersambutan hangat,” dan iklan pribadi selagi lari dari pekerjaan sehari-hari. Hal yang paling penting, situs itu dengan kekuatannya sendiri hampir menghancurkan bisnis iklan yang dikategorikan sebagai offline. Di area pantai San Francisco saja, satu penelitian menemukan, situs tersebut menguras USD 65 juta per tahun dengan porsi iklan pendukung kelangsungan hidup surat kabar lokal.

8. Peter Levinsohn, Presiden Fox Interactive Media
Fox Interactive Media, bagian dari News Corporation milik Rupert Murdoch, adalah salah satu unit Web terkuat dan mengendalikan 13 situs dengan jangkauan mulai dari MySpace.com hingga yang paling kontroversial FoxNews.com., pelengkap bagi siaran film tradisional dan properti televisi News Corp. Divisi yang berfokus pada Internet meliputi top 10 properti yang dikunjungi di dunia pada Desember 2006, berdasarkan comScore World Metrix. Menurut TechCrunch, kemungkinan akan terdapat tambahan lainnya, ketika Fox Interactive memiliki USD 2 miliar uang pengakuisisian untuk digulirkan.

9. Marissa Mayer, Vice president Google untuk search products & user experience
Ratu produk Google mengawasi berbagai daftar layanan Web dan perangkat raksasa pencarian ini, seperti Google Maps, Google Desktop, dan Google Base, serupa layanan e-commerce eBay. Wanita nomor satu di Google ini bergabung dalam perusahaan tersebut sebagai insinyur perempuan pertama pada 1999. Ia sebelumnya adalah pegawai perusahaan di nomor Alibaba.com dan bekerja mengembangkan tampilan minimalis Google yang saat ini cukup familiar. Tetapi jangan menyalahkannya atas semua pekerjaan dan jangan main-main terhadapnya. Menurut situs Google, ia mengorganisasi pegawai tugas malam.

10. Chad Hurley dan Steve Chen, Founder YouTube
Walaupun Google mengakusisi perusahaannya, founder YouTube, Chad Hurley (CEO) dan Steve Chen (CTO) sepertinya mengkampanyekan semua hal agar bisa terealisasi. Tokoh video Internet ini memperkenalkan rencana pembayaran user atas video, dan perusahaan ini juga menandatangani beberapa kemitraan konten media besar (dengan MTV, NBC, Warner Music, dll). Rekan co-founder, Jawed Karim malah meninggalkan perusahaan itu dan mengejar gelar master dalam bidang sains komputer di Stanford University.

Minggu, 07 September 2008
Rizki Zulfikar
Jkt, 12 Juni 1987